Seluruh naskah yang dikirimkan ke Jurnal Nasional Pengabdian pada Masyarakat akan melalui proses double-blind peer review, di mana identitas penulis dan reviewer dirahasiakan untuk menjaga objektivitas dan integritas penilaian.

Proses penelaahan naskah dilakukan melalui beberapa tahapan sebagai berikut. Tahap awal adalah initial screening, yaitu pemeriksaan oleh tim editorial untuk memastikan kesesuaian naskah dengan fokus dan ruang lingkup jurnal, format penulisan, serta kepatuhan terhadap pedoman dan etika publikasi. Naskah yang lolos tahap ini selanjutnya akan menjalani pemeriksaan plagiarisme menggunakan perangkat seperti Turnitin. Naskah dengan tingkat kemiripan yang tinggi akan dikembalikan kepada penulis untuk diperbaiki atau ditolak.

Selanjutnya, naskah akan ditugaskan kepada minimal dua reviewer independen yang memiliki keahlian sesuai dengan bidang kajian. Proses review biasanya berlangsung dalam rentang waktu 2–4 minggu. Berdasarkan hasil penilaian, reviewer dapat memberikan rekomendasi berupa:

  • diterima tanpa revisi,
  • diterima dengan revisi minor,
  • diterima dengan revisi mayor, atau
  • ditolak.

Penulis yang memperoleh rekomendasi revisi diwajibkan untuk memperbaiki naskah dalam waktu 7–14 hari sesuai dengan tingkat revisi yang diminta. Apabila diperlukan, naskah hasil revisi dapat dikirim kembali kepada reviewer untuk dilakukan penilaian ulang (re-review). Keputusan akhir mengenai penerimaan atau penolakan naskah ditetapkan oleh editor berdasarkan rekomendasi reviewer, dan keputusan tersebut bersifat final.

Dalam proses penilaian, reviewer mempertimbangkan beberapa kriteria utama, yaitu tingkat orisinalitas dan kontribusi ilmiah, kesesuaian dengan ruang lingkup jurnal pengabdian kepada masyarakat, kejelasan tujuan dan metode pelaksanaan, validitas data serta analisis dampak kegiatan, serta kualitas penulisan dan penyajian naskah.

Jurnal Nasional Pengabdian pada Masyarakat berkomitmen untuk menjalankan proses peer review yang adil, transparan, dan tepat waktu guna menjamin kualitas publikasi ilmiah yang dihasilkan.