Jurnal Nasional Pengabdian pada Masyarakat berkomitmen untuk memastikan pelestarian jangka panjang serta ketersediaan berkelanjutan seluruh konten ilmiah yang telah dipublikasikan. Untuk mencapai tujuan tersebut, jurnal ini menerapkan beberapa metode pengarsipan sebagai berikut.

Penulis diperkenankan melakukan self-archiving dengan menyimpan versi final artikel yang telah diterbitkan pada repositori institusi, repositori tematik, maupun situs pribadi, dengan ketentuan mencantumkan atribusi yang sesuai serta tautan DOI resmi dari jurnal.

Jurnal ini juga mendukung sistem pengarsipan terdistribusi seperti LOCKSS (Lots of Copies Keep Stuff Safe) dan/atau CLOCKSS, khususnya apabila menggunakan platform Open Journal Systems (OJS). Sistem ini memungkinkan penyimpanan konten secara aman di berbagai perpustakaan mitra untuk menjamin akses jangka panjang.

Selain itu, jurnal mendorong penyimpanan artikel pada repositori institusi akademik, perpustakaan nasional, maupun arsip ilmiah lainnya guna memperluas jangkauan akses dan visibilitas publikasi.

Sebagai langkah pengamanan tambahan, tim editorial secara rutin melakukan pencadangan (backup) terhadap seluruh data dan konten jurnal untuk mencegah kehilangan data akibat gangguan teknis.

Melalui kebijakan ini, Jurnal Nasional Pengabdian pada Masyarakat menjamin bahwa seluruh artikel yang telah dipublikasikan tetap dapat diakses oleh publik, bahkan dalam kondisi terjadinya kegagalan sistem pada situs utama jurnal.